Happy Together Part.13

Aku benar2 mohon maaf atas segala keterlambatan.. First, gara2 Hongki ku error (name of my lappy) dan yang kedua, i don’t have much time.. sekarang aku ngepostnya lagi mau berangkat kuliah loh..hehehe.. padahal 15 menit lagi masuk n perjalanan 45 menitan lah haha.. jangan jadi silent reader yah~ view n comment! gomawoo..

Mataku terbuka perlahan. Samar-samar aku melihat Hyuk di sisi kanan tempat tidur, melongo. Ia berteriak kecil saat aku bergerak. Kyu oppa berlari-lari masuk dan memelukku.

“Syukurlah… Syukurlah, Eunrim..”

Di belakang Kyu oppa ada Ji Kyo onnie dan Yoon Hee onnie yang wajahnya pucat. Ia masih memakai celemek yang berlumuran banyak darah. Rupanya ia tadi membantu Hyukjae mmengangkatku. Ia menggingit-gigit kukunya.

“Kau taka pa-apa kan?” tanyanya cemas. Dari sudut matanya kulihat ia sangat ketakutan akan dipersalahkan.

Aku tersenyum lemas, mencoba duduk, tapi benar-benar lemas.

Kulihat samar-samar Teuki, Wookie, dan Yesung masuk.

“Dia tidak apa-apa?” Tanya Teuki.

“Apa kata dokter hyung?” Kyu tidak menjawab pertanyaan Teuki, malah bertanya balik. Alih-alih menjawab pertanyaan Kyu, ia malah menarik Kyu keluar. Yesung duduk di sisi kiri tempat tidurku, menusuk nusuk lenganku dengan telunjuknya.

“Sakit ngga?” tanyanya.

Aku melirik jari manisku. Yaelah oppa pake ditanya, ya sakitlah. Diperban.

Kyu dan Teuki masuk dengan muka pucat.

“Aku sakit apa?” tanyaku.


“Tidak, sayang.. (wah gila asik banget dipanggil sayang.red)” kata Kyu, tersenyum, tapi sorot matanya sedih. “Besok kita pulang ya. Oppa sudah telepon Appa eunrim.. Jadi besok Appa jemput..”

APAAA?! Appa pulang? Aih aih.. senangnya.. aku sangat merindukannya.

Tapi, di satu sisi, berpisah dengan Super Junior oppa membuatku sedikit sedih.. Hanya sedikit. (gengsi)

Aku mengangguk. Membiarkan Super Junior oppas berebutan untuk menggendongku. Akhirnya Donghae yang menang. (hehehehehehe.red) Dia menggendongku sampai ke mobil dan kami kembali ke apartemen.

Esok paginya, aku keluar kamar. Masih menggunakan piyama biru muda bergambar ikan kecil-kecil. Melihat Hyukjae yang sedang bengong di beranda, seperti biasa. Aku menghampirinya. Dia menoleh ketika aku datang. “Eh, kau.” Lalu memangkuku. Biasanya kami tak pernah akur. Dia yang kadang menyebalkan atau lebih sering aku sih yang nyolot.

“Aku ini kan ga seperti Kyu..” katanya.

“Eh?” tanyaku.

“Iya.. Aku kan ga kayak Kyu..,” lanjutnya. “Yang suaranya bagus, mukanya juga cakep, gampang dapet cewek. Atau Donghae, yang dikejar-kejar mulu sama Jess. Bahkan Jungsu hyung aja fans nya lebih banyak dari aku. Atau Yesung yang aneh, adaaaa aja yang demen sama dia walaupun kelakuannya kadang cacat…” (ditimpukin ranjau ama para bini Yesung haha.red)

Aku tertawa terbahak-bahak. “Hong.. hong..hong..honghonghong..” suara ketawaku sekarang mirip Teuki oppa karena kebanyakan maen sama dia. Kalo sampe Appa tau suara ketawaku kayak gini sekarang bisa digorok nih.

“Kok lu malah ngetawain gue sih?” Hyukkie oppa mendorongku sampai nabrak pagar beranda. Buset, kejam amat.

“Honghong.. Maaf oppa, abis oppa lucu banget sih.. honghong.. Itu namanya sirik oppa..” kataku.

“Aku ga sirik, cuma iri aja..” katanya ngambek. Yee, sama aja, BABO.

“Ih, siapa bilang oppa ga laku. Oppa coba deh liat di Facebook. E.L.F yang mau jadi bininya oppa tuh banyak dan coba aja buka superjuniorgirls.wordpress.com, di sana pasti banyak deh ketauan yang mau sama oppa.. “ (omongan Eunrim makin ngaco saja, entahlah dia dapat ilham dari mana haha.red)

“Tapi ya, tapi, kisahku tuh ga pernah sukses. Aku ini kan udah 20 pertengahan, masa ga punya-punya bini sih? Paling ngga gandengan deh. Dari dulu ga dapet-dapet. Kesannya aja oppa playboy, padahal mah biasanya selalu berakhir gagal..” Dia menghela nafas berat.

“Eunchan-ah~.. Eunchan-ah~..”

Tiba-tiba Sungminnie oppa memanggilku dari dalam.

“Eh, oppa, aku nyamperin Umin oppa dulu ya..”

“Eh, Eunchan, ada di sini yaaa?” Sungmin oppa yang pipinya kemerah-merahan datang dengan senyum cerianya. Dia membawa setumpuk baju-bajuku. “Ini baju-baju Eunchan yang ada di jemuran udah kering. Oppa langsung rapihin ke koper yaaa..”

“Ne, onnie.. Eh, salah. Oppa maksudnya..” Dia sangat seperti onnie bagiku. Hihi.

“Hati-hati Eunchan.. Jangan deket-deket Hyukkie dulu. Nanti kalo ga sadar, diterjunin ke bawah lewat beranda loh..” kata Sungmin. Hyukjae melotot. Sungmin nyengir kuda. “Becanda, Hyukkie.. Emm.. manisnya..” kata Sungmin mencubit pipi Hyuk. Gelai gue.

“Ne, oppa.. Ayo kubantu beresin bajuku..”

Hyukkie menoleh. “Kau sudah mau pulang ya?” tanyanya. Setengah peduli, setengah cuek.

“Ya!”

Kataku meninggalkannya. Aku dan Umin oppa masuk ke kamar untuk melipat pakaian.

“Appa bilang mau datang kapan, oppa?” tanyaku pada Sungmin oppa yang sedang melipat pakaianku telaten. Oppa yang satu ini memang ibu rumah tangga banget deh. Aih aih.

“Sebentar lagi.. Eh, itu bunyi bel!”

Sungmin tersenyum manis. “ayo cepat berpakaian, Eunrim.. Nanti Appa kelamaan nunggunya. Mau oppa mandiin?”

Aku menggeleng. “Ga usah oppa.. Aku kan udah gede.”

Dan benar, memang Appa yang datang. Saat aku selesai mandi dan berpakaian, aku turun tangga. Semua oppa sudah ada di sana, mata mereka semua cemas dan khawatir. Sebenarnya ada apa?

Sungmin di belakangku, membawa tas dan koper-koperku. Di belakang Sungmin ada Hyukjae oppa, HANYA membentunya membawa Key.

Dan di sana, di atas sofa, aku melihat sosok yang sangat kurindukan.

Rambut lurusnya yang hitam, memakai jas kerja. Wajahnya pucat dan kelelahan namun tetap tampan, dan memakai kacamata. Appa.

“APPPAAA!” Aku berlari memeluknya. Ia menoleh, melihatku, rasanya wajahnya yang lelah tadi kulihat berubah menjadi wajah paling ganteng sedunia setelah melihatku, putrinya satu-satunya berlari ke arahnya.. (Lebay mode:ON)

Ia memelukku balik.

“Iya, kita pulang ya..” bisik Appa.

Semua oppa hanya menonton kami dan wajah mereka kompak dalam satu eksperi. KHAWATIR. Entah apa yang mereka khawatirkan.

Saat kami pamit, Wookie oppa sampai menangis saking terharunya.

“YA! RYEWOOKIE.. HAISH! CENGENG SEKALI!” hardik Kang In, di sebelahnya, pindah ke sebelah Heechul. Dia benci banget ngeliat kecengengan di saat-saat seperti ini. “Kayaknya ga gitu-gitu banget juga deh, gue aja biasa-biasa aja..”

“Kang In hyung ngomel mulu nih.” Sungmin membela Wookie. Yesung di sebelah Wookie, memeluknya, mengelus-ngelus kepalanya. “Cup.. cup.. cup..”

Aigoo.

Sungmin mengeluarkan sapu tangan pink nya yang bergambar Hello Kitty dan membersit. Ia menahan air matanya sekuat tenaga. Aku berdiri di sebelah Appa, menatap Appa. Ia tersenyum geli melihat kelakuan para oppa.

Kang In menggeplak kepala Sungmin. “Aww Hyung! Sakiit.. Kyunnie..” Sungmin menyandar ke bahu Kyu yang memeluknya balik, mengelus-elus kepala Sungmin.

“IH! MULAI DEH! MENJIJIKAN! HAISH!”

Sekarang yang marah-marah Heechul.

Hangeng dan Siwon yang berdiri berdampingan lirik-lirikan. Kekakuan mereKA belum juga mencair.

Aku melirik Donghae yang berdiri di belakang para hyungnya, diam saja. Dia memandang kaki-kakinya di lantai, menunduk.

“Oppa..” kataku padanya, membuat semua mata tertuju ke arahnya. Semua oppa cemburu saat aku menggenggam tangannya. “Oppa, aku pamit ya..” kataku. Donghae memelukku. “Aku akan sangat merindukanmu, Eunrim..” bisiknya di telingaku. Aku seperti tak ingin melepas pelukannya.. Aih.. Aih..(Whoahhh.. gila asik banget kan? Hihi~ khayalan ini mesti diSETOP soalnya ga pantes buat anak yang belon cukup umur, masa anak umur 8 tahun saling jatuh cinta ama om om 23 tahun? Aigooo.. Bisa dibunuh KOMNAS perlindungan anak saya..XDXD)

“Hati-hati di jalan..” kata Kyu oppa melepaskan pelukan kami—aku dan hae oppa—mengelus kepalaku.

Kami pamit pulang, ketika tiba-tiba Yesung memberikan sebuah kotak. “Untukmu.” Katanya dengan ekspresi anehnya.

“KYAAAAAAAAA!” aku berteriak kencang sekali saat kulihat kotak itu. KURA KURA! I REALLY HATE TURTLES!

“Ih, ini istrinya Ttakoma, Ttakomi.. Yaudah kalo nggak mau.” Yesung ngambek dan mengambil kembali kura-kuranya.

Teuki yang menggeplak kepalanya sekarang. Sungguh adegan yang tidak penting.

Aku tertawa, namun aku sedih. Sungguh, aku akan merindukan mereka semua.

Aku membuka mataku saat wekerku berbunyi. Jam 7 pagi.

Kamar berkertas dinding kuning cerah, dengan lampu-lampu yang ada di langit-langitnya berbentuk bunga. Seprai merah gambar strawberry, dan jendela kamar yang menghadap ke luar, ke hamparan kebun bunga yang ditanam Ibu.

Jelas ini bukan kamar Donghae.

Aku bangun, menemukan tubuhku banjir keringat dingin. Tak bisa dipercaya, sudah sebulan aku meninggalkan apartemen Super Junior. Bukannya tidak bahagia bersama Appa, sama sekali bukan, aku sangat bahagia bersamanya, ia menjagaku dengan sangat baik. SANGAT BAIK. Apalagi sejak kecelakaan tempo hari, appa sangat memperhatikan aktifitasku, terutama yang berhubungan dengan benda tajam. Ia selalu berpesan bahwa aku tidak boleh terluka keluar darah sedikitpun. Benar-benar tidak boleh. Walaupun aku bertanya berkali-kali aku sakit apa, Appa selalu menolak untuk menjawabnya.

Aku bahagia kan bersama Appa? Tapi, sebagian diriku sangat merindukan Super Junior oppa.

Tuk!Tiba-tiba jendela kamarku dilempari kerikil kecil.

Aku membuka jendela.

“Onew!” teriakku.

“Ssst!” katanya. “Jangan sampai Appa mu dengar ya!”

Aku mengangguk. Onew pasti menjemputku ke sekolah. Ia membawa sepeda kecilnya. Nyengir di atasnya. Aku sudah masuk sekolah selama 2 minggu.

“Aku belum mandi!” bisikku, takut kedengaran Appa. Appa tidak begitu suka sama Onew, walaupun dia temanku sejak TK. Anaknya nakal, sering berantem dan mainannya suka berbahaya. Memang sih, plester di wajahnya sekarang sudah nambah jadi dua. Wajah imut Onew memang tidak menjamin.

“Oke, aku tunggu di bawah pohon sana ya!” Dia nyengir dan menggenjot sepedanya. Oke, berarti aku harus mandi dan siap-siap sekarang.

“Annyeong haseyo!”

Seorang gadis kecil seumuran denganku tersenyum manis, mengulurkan tangannya padaku dan Onew saat kami sampai di depan gerbang sekolah. Rambutnya panjang sepinggang. Onew yang pertama kali menyambutnya, melepaskan tangannya dari stang sepeda. “Onew.” Aku merapikan rok ku, turun dari sepeda Onew.

“Hye Jae,” kata gadis kecil itu. Di belakangnya, kakak perempuannya yang mengantarnya. Kakak perempuan yang memakai baju cukup seksi untuk datang ke sebuah sekolah. Tapi, sepertinya aku mengenalnya.

“Loh, kau Eunrim kan? Anak yang dititipkan di Dorm suju tempo hari? Yang pingsan? Kau ingat aku kan?”

Ya, aku ingat. Dia Sanny, yang menempel pada Sungmin tempo hari.

“Oh iya, Sanny onnie..”

Aku menyambut uluran tangan tangan Hye Jae. “Hai! Diantar kakakmu ya? Kamu teman sekelas kami?”

Hye Jae mengangguk.

“Aku dan kakakku tadinya nyari kelas 3B.. Tapi ga ketemu-ketemu, makanya lagi mau nanya satpam..” kata Hye Jae.

“Wah, kebetulan, kami juga kelas 3B.. Bareng aja..” kataku sambil menyikut Onew yang cuek-cuek saja mengunyah permen karetnya di sebelahku. Memang dia suka nyuekin orang, suka nggak sopan.

Setelah berpamitan dengan Sanny, Hye Jae mengikuti kami masuk ke kelas 3B.

Saat bel istirahat berbunyi…

“Hye Jae, ke kantin yuk.. Akhirnyaa.. aku punya teman main perempuan juga, ga sama Onew mulu, bosen.. “ kataku meledek Onew.

“Yee.. sono cewek-cewek ke kantin gih. Aku juga ga peduli. Orang mau tanding futsal.” Kata Onew ketus.

Aku dan Hye Jae pergi ke kantin sekolah. Dia gadis yang lucu, bercanda terus kerjaannya. Aku tertawa dengannya dan merasa akrab padahal baru sehari bersamanya. Langsung saja kuajak dia pulang bersama. Saat kuajak, dia bilang tidak bisa, karena kakaknya hari ini menjemputnya selesai syuting.

“Oh, baiklah.. Onew sedang sibuk futsal juga, Appa ku sangat sibuk kerja, aku pulang sendiri aja. Bye Hye Jae..” kataku berbalik pada Hye Jae yang menuju tempat parker dan Bruk! Aku menabrak tubuh seseorang dan terjatuh.

“Aduh..” Aku mengusap pantatku yang kesakitan. Orang di depanku mengulurkan tangannya padaku. Ia memakai mantel berpergian dan kacamata hitam. Apakah.. Penculik?

Aku bergegas berlari, tapi orang itu menarik tanganku kuat-kuat.

“WAAAAA!!!” Aku berteriak kencang-kencang tapi lapangan sepi sekali. Sepertinya semua sudah pulang.

“ONEEEWWWW!!!!”

Orang tadi menutup mulutku kasar dan aku menggigitnya. Ia berteriak kesakitan dan aku berlari. Ia menarik ranselku. Menutup lagi mulutku, memelukku kuat-kuat dari belakang dan membalikkan badanku dalam pelukannya.

“Sssttt.. Ah-Jinja~ kau ini memang selalu berisik ya?”

Aku kaget dan ingin berteriak melihatnya namun mulutku masih didekapnya.

Dia terkikik geli. “Kaget yah?”

Lalu menggendongku dan membawaku ke sebuah mobil yang diparkir di depan sekolah. Dari sudut mataku, aku melihat Onew melihat aku sedang digotong paksa. Wajahnya pucat dan tangannya mengepal. Bajunya aut-autan sehabis main futsal dan bola di tangannya menggelinding karena ia kaget sekali. Ingin kuberitahu agar Onew tidak panik karena aku mengenal orang yang membawaku, namun mulutku disekap. Onew tidak memungut bolanya lagi, malah berlari ke arah parkiran sepeda. Apa yang akan ia lakukan?

Sampai di depan mobil, pria yang menyekap mulutku melepaskannya, ganti menjadi menutup mataku. Saat ia membuka pintu mobil, ia melepaskan tangannya dari mataku dan aku melihat mereka, yang sangat kurindukan dan ingin sekali kutemui. Apa saja akan kuberikan untuk bertemu mereka lagi, sungguh.

“SURPRISEEE!!!!”

(To be continued)

23 thoughts on “Happy Together Part.13

  1. Wah..
    Kali ini muncul tokoh baru..
    Hye Jae dan Onew..
    Mantap mantap..

    Pas ending penasaran ama yang ‘nyulik’ Eunrim..
    Hehehe..

    Hwaiting zayy..

  2. nih cerita kok kayaknya beda yaa zayy..
    kesannya bukan zayy yang buat tapi versi orang lain..
    ga tau deh apa otaknya yang lagi error..

    kayaknya yang ngasi surprise bisa ditebak deh..
    Suju kann,, haha

  3. @kyuka:udah dbikin jelas sp yg ksh suprais,pasti ktebak dh onn..gomawo 1st reader~

    @dill:crut,pinjem onewnya yah,tdnya mau pk minho tp krn onew ud tlanjur ksebut tmenya eunrim d episode kbrp gt,lupa,jdnya pk onew..Hehehe..aku suka bgt karakternya onew dsni,hi2..

    @bummie:iya onn.ahahaha~ketebak yah?emang lg eror..setres onn,lg mikirin UTS BU n UI yg bentrok jd ngaco,ksh komen dong onn,anehnya gmn..yg jelek jg gpp kok onn,bwt masukan,he2

    zayyhae,the author of this FF

  4. bukan dari ceritanya tapi dari cara nyampeinnya..

    sebenernya ceritanya nyambung sama yang sebelumnya,, nggak aneh kok

    tapi bahasa yang zayy pake kok kesannya kayak bukan zayy yang bikin

    zayy cuma pemilik ide cerita aja trus nyuruh siapa gitu bikin ceritanya..

    kalo soal alur cerita OK kok..

  5. masa si onn..aduh jd bingung nih,jangan2 saya berkepribadian ganda?!*lebay*
    gaya bhasanya lbh jelek gt onn,atau lbh puitis?atau norak abis?ho2.
    sgt mbutuhkn masukan..gomawoo*bow*

  6. bener-bener, biasanya zayy gak pernah pake “kau” kan???
    zayy mau berubah aliran???

    keren zayy, keren sangat,,,,

    suka

  7. Hahaha
    Kata2 yang paling bagus pas eunrim manggil donghae ‘semua mata tertuju padanya’
    Kek gimannnnaaaa gitu
    Jangan2 si eunrim kena hemofili lagi

  8. lucuuuu,,,pa lagi yg setiap bagian umin oppa,,yg slalu identik dgn kcewean
    hahahahaaa,,sebegtukah si umin,,,

    si eunrim spa yg nyulik tu (mksdna spa yg mw nyulik,,hehehe,,piss)????

  9. hahahahaha….SUJU cinde…ngapain nyulik si eunrim, mending nyulik si EUN JAE……
    (mati gw di getok…………..kaburrrr)

  10. yah..ketinggalan deh…
    udh terbit ternyata part13*kyk majalah*
    hehehehee…

    baguss zayy….yg bkn penasaran itu si eunrim sakit apaan sih???
    pasti yg nyulik suju deh…*pgn juga dculik suju*
    ntar si onew pasti berantem mulu deh ma anak2 suju…*klo mrk satu scene*
    wkwkwkkkkk~~~~
    aiihh…ayo cepetann lanjutannya yaaa…..
    hwaiting!!!^^

  11. Charandah jayyhae eonn~,,
    i’m always waitin’ 4 d next part…^^

    Yoyoy,,stuju bgt sm yg pd nebak klo eunrim diculik suju oppas… 😄
    N klo diliat dr gejala”nya emg kaya’ sakit hemofili sih,,hhehe…

  12. zayyhae’s here!
    @crut:gw bikin siwon han jomblo aja ah ujung2nya 😄
    @tybum onn:kyk d novel2 gt onn?brarti mood itu pengaruh bet yak ama gaya tulisan org..iya gw bkin pas pramubes kmrn,sampah bet..hi2
    @yesonnie:aliran cakep.hehe.apa sih..mksh onnie~ sarange~
    nyulik eunjae?Ah males ah.haha
    @haeniechul:hmm..ksh tw ga ya..sakit apa.rahasia ah.hehe.iya eunrim ama hae kyknya ada filing dikit gmnaa gt.Hehe
    @ai onnie:wah onnie minta dberi nih..yg mau nyulik kn byk,hicul tuh fans berat eunrim 😛 gomawoo onn..
    @kahae:gomawoo jg.ih kok tau kl onew bkal ribut trus d part slanjutnya?ud jd si part.14,tp tar aja ah..*ngrjain pmbc*
    @hyejae:umin beli d glodok xixi
    @cha:gomawo chakyu ah~hmm..Sakit apa yah?pstt..psst..diem2 aja yah yg ud tau.hehe

    for all:GAMSA~SARANGHAE~

  13. gyaaa~ part ini untgnya kaga sedih2 ya..
    heheheheheee *hbisnya satu mnggu ini newsnya sdih2 mulu*
    heheheh bagusbagus zay onni,lanjtukan terus karyamu hehe
    wah sdihnya yesung tha ,hahah aneh skali dy sk kura-kura
    *gyaaa~ kena getok ama yulsung onni heheeee*
    wahhhh cepat smbuh ya eunrim hehehee

  14. @crut:ga takut.wek!
    @tha:mksh ya ta..iya eunrim akan cepat smbuh.fighting!
    si yesung kn mang pelihara turtle gr2 iri liat kdekatan heechul-heebum(kucingnya)hi2.cute yah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s